Musim panas telah tiba, dan dengan itu datanglah lebih banyak waktu di luar ruangan. Ada saat-saat seperti hiking dan perjalanan ke pantai ketika Anda paling menyadari bahwa Anda membutuhkan perlindungan matahari, karena Anda dapat melihat dan merasakan sinar matahari bersinar. Namun, ini bukan satu-satunya saat sinar ultraviolet (UV) mengenai kulit Anda. Ada beberapa situasi yang lebih berbahaya di mana radiasi UV dapat mencapai Anda, dan sama pentingnya untuk lindungi diri Anda dari potensi kerusakan kulit pada waktu-waktu seperti pada hari cerah.
1. Di Tempat Kerja
Jika Anda bekerja di dalam ruangan, Anda mungkin berpikir Anda aman dari sinar matahari saat bekerja. Tidak semudah itu: Apakah Anda bekerja di dekat jendela? Jika ya, Sinar UVA akan datang untuk bekerja bersama Anda. Sinar UVB, sinar matahari utama yang menyebabkan kulit terbakar, sebagian besar terhalang oleh kaca; tetapi lebih dari 50 persen sinar UVA, penyebab utama penuaan dini pada kulit, dapat menembus kaca. (Baik sinar UVA maupun UVB berkontribusi terhadap perkembangan kanker kulit.) Jika Anda berada dalam jarak beberapa kaki dari jendela, sinar tersebut akan mencapai Anda.
2. Saat Bepergian
Anda berkendara keluar kota untuk liburan akhir pekan. Anda tahu Anda akan membutuhkan tabir surya saat sampai di tempat tujuan…tetapi apakah Anda terlindungi selama perjalanan? Secara hukum, kaca depan diberi lapisan pelindung untuk menyaring sebagian besar sinar UVA, tetapi jendela samping dan belakang umumnya tidak.
Pertimbangkan untuk memasang pelindung profesional kaca film (baik di mobil maupun di rumah), tetapi periksa peraturan setempat terlebih dahulu. Dan jika Anda terbang untuk berlibur, ketahuilah bahwa sinar matahari juga masuk melalui jendela pesawat. Faktanya, paparan sinar matahari ini mungkin lebih kuat daripada paparan yang Anda dapatkan di darat (lebih lanjut tentang itu nanti).
Jika Anda tidak memasang kaca film di mobil atau di rumah, cara paling aman adalah mengenakan tabir surya dan pakaian pelindung matahari seperti yang Anda lakukan di luar ruangan.

3. Pada Hari Berawan atau Hujan
Hujan turun dengan deras dan sangat mendung sehingga Anda bahkan tidak dapat melihat matahari, jadi Anda tidak perlu khawatir tentang perlindungan matahari, bukan? Salah! Hanya karena Anda tidak dapat merasakan terik matahari tidak berarti Anda tidak berisiko terpapar sinar UV. Sinar UVA dapat menembus awan, hujan, dan kabut, sehingga Anda tetap terpapar. Perlu diingat juga bahwa badai musim panas dapat berlalu dengan cepat, jadi saat langit cerah, Anda mungkin akan tiba-tiba terkena sinar matahari.
4. Di Salon Kuku
Mau ke salon kuku untuk perawatan kuku dan pedikur? Hati-hati duduk di bawah pengering rambut. Beberapa lampu paku disebut lampu "UV", dan beberapa disebut lampu LED, tetapi keduanya memancarkan radiasi UV (terutama UVA). Meskipun lampu ini hanya menimbulkan risiko sedang, sebaiknya hindari menggunakannya jika memungkinkan. Jika Anda akan melakukan manikur gel, oleskan tabir surya ke tangan Anda 20 menit sebelum mengeringkan tangan. Jika Anda melakukan manikur biasa, cara yang paling aman adalah membiarkan kuku mengering secara alami, atau lihat apakah salon Anda memiliki kipas angin mini yang dapat Anda gunakan.

5. Di Puncak Gunung
Menghabiskan liburan musim panas Anda dengan bercengkrama dengan alam? Jika Anda bersiap untuk 'mendaki setiap gunung', Anda perlu membawa pakaian pelindung matahari dan tabir surya. Faktanya, sinar matahari lebih kuat di ketinggian yang lebih tinggi — Paparan radiasi UV meningkat 4 hingga 5 persen setiap 1,000 kaki di atas permukaan laut. Ancaman bahkan lebih besar di iklim musim dingin, ketika sinar UV terpantul dari es dan salju, mengenai kulit Anda untuk kedua kalinya. Pastikan untuk mengaplikasikan ulang tabir surya setidaknya setiap beberapa jam, dan tutupi tubuh Anda. Lalu nikmati momen Fraulein Maria Anda.



